banner here

Apa Sih Sebenarnya Pengertian Batik?

- November 15, 2017
advertise here

Ketika kita bicara batik, maka yang terbayang langsung pada benak kita adalah sebuah kain berwarna cokelat yang dihiasi motif-motif etnik Jawa berwarna hitam. Benar tidak? Kalau benar, maka wajar saja kok. Karena seperti inilah stereotip yang telah tercipta dibenak masyarakat luas tentang batik, sebuah pakaian formal / kain yang berhiaskan motif kultural Indonesia. Walaupun pada faktanya, ini tidaklah benar. Kenapa? Mari terlebih dahulu kita bahas tentang pengertian dan asal-usul batik itu sendiri.  
ilustrasi foto:flickr.com

Pengertian Batik & Asal-Usul Namanya
Yang pertama, berdasarkan berbagai sumber sepertinya telah menjadi sebuah social proof yang mana batik itu dipercaya berasal dari kata-kata etnis Jawa. Kata batik berasal dari kata Amba dan Titik, dimana artinya ketika digabung adalah menulis titik. 

Yang dimaksud disini, berdasarkan sejarah perkembangan batik, adalah batik tulis. Karena batik yang pertama kali muncul di Indonesia adalah batik tulis. Sehingga wajar saja apabila batik tulis menjadi inspirasi dari nama batik itu sendiri. Tapi kok menulis titik?

Ya, ketika seorang pengrajin membuat batik tulis, tentunya ia harus menggunakan canting untuk menorehkan malam diatas kain. Nah, karena canting ini lubangnya sangat kecil, maka sebenarnya gambar yang dihasilkan memang berupa titik-titik. Inilah yang menjadi inspirasi kata batik itu sendiri.

Lalu yang kedua berdasarkan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), disini disebutkan batik adalah dan saya kutip 

kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu.”
Jadi kesimpulannya, pada intinya pengertian batik adalah bahwa sebuah kain memiliki corak, dan corak tersebut digambarkan dengan metode menorehkan malam pada kain tersebut.
Apabila kita melihat kesimpulan ini, maka dapat dikatakan bahwa kain dengan motif etnik atau batik dengan motif modern, keduanya tetap dapat dikategorikan sebagai batik. Tentunya sudah seperti persetujuan bersama bahwa memang kain dengan motif etnik pasti adalah batik. Namun ternyata, masih banyak orang-orang yang tidak dapat menerima bahwa batik dengan motif modern (kotak-kotak, garis-garis, objek, dkk.) adalah juga batik.

Asal Usul Batik
Memang pada tahun 2009 UNESCO menetapkan batik sebagai warisan kemanusiaan non-bendawi milik Indonesia pada konferensi Abu Dhabi. Atau dalam bahasa inggris “Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity” keren sekali ya?

Nah sekarang mungkin di dunia ini sudah banyak yang berpikir bahwa batik itu memang berasal dan lahir di Indonesia. Terutama setelah UNESCO menetapkan batik sebagai warisan kemanusiaan milik Indonesia. Namun, apakah benar batik berasal dari Indonesia?

Teknik mirip batik sudah ditemukan sejak jaman dahulu kala di Mesir. Dimana mayat para raja dibungkus menggunakan kain yang dilapisi lilin. Lalu lilin tersebut diukir dengan benda tajam membentuk motif. Motif-motif ini lalu di warnai dengan pewarna seperti abu, darah, tanah, dan sebagainya. Hal serupa juga ditemui di Cina pada jaman dinasti Sui (581-618).

Ternyata, batik tidak berasal dari Indonesia lho. Justru batik itu merupakan sebuah budaya dunia yang diwariskan kepada bangsa kita dari bangsa lain. Dimana berdasarkan sebuah buku “Fabric of Enchantment: Batik from the North Coast of Java (1996) batik tiba di Indonesia pada sekitar tahun 700an saat Raja Lembu Amiluhur (Jayanegara) sedang ingin menikahkan putranya dengan seorang putri saudagar dari India. Nah pedagang asal Indialah yang membawa batik ke Indonesia.

Lalu kenapa batik bisa menjadi warisan kemanusiaan milik Indonesia? Karena budaya batik berkembang sangat pesat di Indonesia dibandingkan negara lain. Contohnya adalah penemuan canting pada abad ke-12 di Jawa. Yang mana saat ini jugalah istilah Ambatik (asal usul nama batik) lahir ke dunia ini. 

Oke ya? Saya harap Anda sekarang sudah lebih jelas tentang pengertian batik dan asal-usulnya. Semoga ilmunya bermanfaat dan jangan segan-segar dibagikan ke kawan, kerabat dan saudara. Salam!

Advertisement advertise here

 

Start typing and press Enter to search