Nawaitul Ghusla Lirafil Hadatsil Nifasi Lillahi Ta'ala.
Artinya: “Saya niat mengambil wudhu wajib untuk membersihkan hadas besar dari masa nifas karena Allah Ta’ala.”
Sholat mandi wajib dilakukan setelah haid
Nawaitul Ghusla Lifraf il Hadatsil Haidil Lillahi Ta'ala.
Artinya: “Saya niat mengambil wudhu wajib untuk membersihkan hadas besar dari haid karena Allah Ta’ala.”
2. Mencuci kedua tangan
Kemudian bilas dan bersihkan telapak tangan, dimulai dari tangan kanan lalu tangan kiri.
Lakukan gerakan mencuci tangan ini sebanyak tiga kali, seolah-olah akan berwudhu, sebagaimana ditunjukkan dalam hadits berikut.
“Nabi Muhammad SAW mandi karena dia junub, jadi dia memulai dengan mencuci tangannya tiga kali…” (HR. Muslim)
3. Membersihkan alat kelamin
Setelah membasuh telapak tangan, langkah selanjutnya adalah membersihkan kemaluan. Membersihkan kemaluan dari kotoran seperti keputihan besar, keputihan kecil dan air mani menggunakan tangan kiri.
4. Wudhu
Wudhu sebelum puasa Ramadhan akan sempurna jika kita berwudhu, misalnya saat hendak shalat.
5. Rambut basah
Bilas kepala Anda tiga kali. Pastikan air membasahi seluruh bagian rambut. Dimulai dari kepala kanan, lalu kepala kiri.
6. Cuci seluruh tubuh
Langkah selanjutnya adalah menuangkan air ke seluruh tubuh. Coba saja, seluruh bagian tubuh harus terkena air pembasah. Gerakan dimulai dari sisi kanan tubuh, kemudian berlanjut ke sisi kiri tubuh.
Puasa wajib saat berenang di bulan Ramadhan
Waktu terbaik untuk berwudhu menurut sunnah di awal Ramadhan adalah sore hari, saat Anda mulai berpuasa keesokan harinya. Opsi terakhir, bisa juga dilakukan pada malam hari saat Anda berpuasa keesokan harinya.
Setelah membersihkan diri dengan keramas saat berpuasa di bulan Ramadhan, Anda bisa melanjutkan seluruh rangkaian ibadah di bulan Ramadhan.
Demikian sekilas tentang niat berwudhu saat berpuasa di bulan Ramadhan. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah keimanan kita.