“Saya juga mengalami ini. Pelaku melihat ke atas sambil memainkan alat kelaminnya. Tidak ada petugas di gerbong maupun peron. Saya baru sempat lapor ke petugas Stasiun Sudirman,” tulisnya.
Akun @arsip.nabell juga mengaku melihat pria mencurigakan di bawah peron pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB. “Saya sempat eye contact sama pelaku dan dia dadah-dadah. Dia bisa masuk lewat kolong di seberangnya (Peron 3) yang nggak dipakai,” terangnya.
Modus Pelaku: Masuk Lewat Rel Saat Gelap
Pengunggah video membagikan keterangan dari petugas KAI Commuter. Pelaku diduga masuk ketika matahari sudah terbenam (gelap), melalui area pintu rel. Hal ini memungkinkannya menyelinap tanpa terdeteksi.
“Petugas sudah konfirm itu bukan salah satu petugas atau mekanik KAI. Kalau dia orang yang terjatuh, seharusnya minta tolong, karena posisinya terjatuh sebelum kereta tiba,” jelas korban.
Respons KAI Commuter: Tidak Ada Toleransi Pelecehan
Pihak KAI Commuter telah meninggalkan komentar pada unggahan korban. Mereka memastikan tidak ada toleransi terhadap pelecehan seksual di lingkungan stasiun dan kereta. Pihak KAI berjanji akan menindaklanjuti laporan dan meningkatkan pengawasan, terutama pada jam-jam rawan.
Korban berharap pelaku cepat tertangkap. “Saya yakin ini bukan pertama kalinya dia melakukan hal seperti ini. Saya membagikan cerita ini supaya perempuan lebih waspada, terutama saat berdiri di dekat pintu kereta. Jangan pernah ragu untuk teriak dan melapor.”
Pihak kepolisian juga telah dihubungi dan masih melakukan penyelidikan. Indexindonesia.com akan terus memantau perkembangan kasus ini.
Artikel Terkait
Mengintip dari Bawah Peron: Penumpang KRL Viral di Threads, Kronologi Pria Bersembunyi di Stasiun Kebayoran hingga Respons KAI