Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kami karunia berupa bayi yang sehat. Dalam rangka menyambut kelahiran putra/putri kami, kami mengadakan aksi aqiq yang dibarengi dengan pembagian nasi kotak kepada para tamu undangan.
Mengambil kesempatan ini, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua tamu undangan yang hadir dan berbagi kegembiraan kami. Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian berlipat ganda. Kami juga ingin meminta maaf atas segala kekurangan dalam acara ini.
Semoga acara ini membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi kita semua. Sekali lagi, terima kasih atas kehadiran dan partisipasi Anda dalam acara Akika Nashi ini.
Wassalamualaikum varahmatullahi vabarakatuh
Apa yang ada di dalam prosesi Akika?
Menurut ajaran Islam, Akika harus dilakukan pada hari ketujuh setelah kelahiran seorang anak. Hal ini berdasarkan hadits Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa akikah dilakukan pada hari ketujuh sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Swt atas kelahiran seorang anak.
Praktek akiki biasanya dilakukan dengan menyembelih hewan ternak seperti kambing atau domba. Ternak yang dipilih harus sehat dan tidak cacat.
Kemudian hewan tersebut disembelih, dan dagingnya dibagikan kepada keluarga, kerabat dan orang yang membutuhkan.
Selain itu, aqiqah juga meliputi pemotongan rambut anak sebagai tanda syukur dan hormat kepada Allah SWT.
Rambut bayi yang dipotong juga dikenal sebagai rambut akika. Usai potong rambut anak, biasanya orang tua membagikan sedekah atau infak sebagai tanda syukur dan hormat kepada Allah SWT.
Prioritas akiki
Ada beberapa manfaat dari latihan akiki. Pertama, akika merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas kelahiran anak yang sehat dan sejahtera.
Kedua, aqiqah juga merupakan bentuk amal yang dianjurkan dalam Islam. Ketiga, akika juga bisa menjadi sarana mempererat hubungan antara keluarga dan kerabat.
Namun, perlu dicatat bahwa melakukan aqiqah tidak wajib dalam Islam. Akika hanyalah sebuah persembahan dan kebiasaan yang dianjurkan dalam Islam sebagai bentuk syukur dan amal kebaikan.
Oleh karena itu, pelaksanaan akigi harus dilakukan dengan niat yang tulus, dan tidak di bawah paksaan.
Selain itu, ketahui juga hukum melakukan aqiqah berikut ini:
[embed]https://www.youtube.com/watch?v=5WyXCJPthzc[/embed]