nasional

Brahma Vihara Arama, Objek Wisata Religi yang Sarat Sejarah di Bali

Kamis, 2 Februari 2023 | 11:50 WIB

[ad_1]



Harga tiket: Rp 10.000 Jam kerja: 08.00–18.00 VITA, Alamat: Banjar Dinas Tangeb, Banjar Tegeha, Kek. Banjar, Kab. Buleleng, Bali; Map: Pemeriksaan lokasi

Brahma Vihara Arama tidak hanya digunakan sebagai tempat peribadatan umat Buddha, tetapi juga sebagai tempat wisata religi. Banyak pengunjung dari berbagai tempat datang ke sini setiap hari. Beberapa di antaranya bahkan turis mancanegara yang penasaran dan ingin melihat dengan mata kepala sendiri apa saja keunikan mushola ini dengan segala pesonanya.


Vihara Buddha Banjar adalah nama lain yang juga sering disebut oleh penduduk setempat dan beberapa wisatawan. Nama ini bukan tanpa alasan, yakni karena letaknya di Desa Banjar. Sangat mudah untuk mengunjungi objek wisata ini karena lokasinya yang strategis. Arsitektur bangunan yang unik menjadi salah satu daya tariknya, selain pesona alam yang mengelilinginya.


Tempat wisata religi di Buleleng Bali ini pertama kali dibangun pada tahun 1970 pada masa Orde Baru oleh Yayasan Bante Girri Rahito Mahather. Setelah pemugaran yang memakan waktu beberapa tahun, vihara ini dibuka sebagai tempat ibadah umat Buddha pada tahun 1973 dan masih digunakan sampai sekarang.



Daya tarik yang menakjubkan dari Brahma Vihara Arama


-
Kredit Gambar: Google Maps Blauer Helfer

Brahma Vihara Arama bukanlah objek wisata alam atau taman bermain. Namun, banyak atraksi yang ada di properti ini sehingga tidak pernah sepi pengunjung setiap harinya. Tak hanya warga lokal yang ingin bersujud, banyak turis mancanegara juga menyempatkan diri untuk mampir.


1. Arsitektur unik dari Brahma Vihara Aram


Pertama-tama, arsitektur uniknya menarik. Tidak seperti kebanyakan biara yang Anda kunjungi, ini adalah kombinasi dari arsitektur Hindu yang mayoritas di Bali. Anda bisa melihatnya dari banyaknya candi yang menyerupai Borobudur. Bahkan secara umum terlihat seperti bangunan candi yang merupakan tempat ibadah umat Hindu.


Biara ini memiliki pelataran yang terbagi menjadi tiga bagian utama. Seperti halnya candi Buddha pada umumnya, Brahma Vihara Arama juga memiliki mandala bawah, tengah, dan utama. Masing-masing memiliki ketinggian yang berbeda dan dihubungkan dengan tangga. Setiap langkah memiliki prasasti yang merupakan prinsip Buddha.


Selain itu, banyak juga patung yang dipasang di sebagian besar lokasi tempat ibadah tersebut. Arca atau arca ini identik dengan ajaran Buddha yang masing-masing memiliki arti tersendiri. Namun yang paling menarik adalah patung Buddha dan Parinirvana berlapis emas yang disumbangkan oleh Thailand dan Sri Lanka pada tahun 1977.


Arca Parinirvana adalah gambaran Buddha yang bermeditasi pada pembebasan tubuhnya. Sementara itu, patung Buddha berbeda lagi, menggambarkan Sang Buddha telah mencapai tingkat tertinggi dalam ajarannya, yaitu telah mencapai tingkat kesempurnaan. Patung-patung lainnya tidak begitu besar dan tersebar di sekitar taman.



2. Pemandangan indah dan suasana luar biasa


Kunjungan ke Brahma Vihara Aram tidak hanya mengenalkan arsitektur bangunan yang penting. Selain itu, wisatawan juga disuguhkan pemandangan alam yang indah dan mempesona. Tempat wisata religi di Bali ini terletak di dataran tinggi sehingga wajar jika memiliki perpaduan alam yang mengesankan.


Pepohonan yang rimbun tumbuh subur di beberapa titik. Area taman membuat pemandangan menjadi lebih hijau dan sejuk dipandang mata. Ada beberapa tanaman hias yang sengaja ditanam untuk menambah daya tarik. Suasananya pun terkesan sejuk dengan udara yang bersih, seperti di pedesaan.


Brahma Vihara Arama juga memiliki banyak kolam bunga teratai. Bagi yang belum tahu, bunga teratai itu suci bagi umat Buddha. Dari kejauhan terlihat bukit-bukit yang terlihat seperti gunung. Sedangkan jika cuaca cerah, Anda bisa menikmati pesona Pantai Lovina dengan airnya yang biru.


3. Terdiri dari 5 kompleks


-
Kredit Gambar: Google Maps Blauer Helfer

Semua pengunjung bisa bermeditasi, tidak hanya umat Buddha. Banyak turis asing melakukan ini saat berkunjung. Vihara ini terdiri dari 5 kompleks yang masing-masing memiliki fungsi tersendiri. Pertama, Upostkha Gara yang terletak di barat.


Kompleks besar ini digunakan untuk mengkonfirmasi biksu yang telah mencapai level tertentu. Di tempat ini pula, para biksu membuat sumpah dan janji sesuai ajaran Buddha. Ciri khas kompleks ini adalah adanya patung Buddha di seberang Nirvana.



Kompleks Brahma Vihara Arama yang selanjutnya disebut Dharmasala terletak di sebelah timur. Tempat ini digunakan para biksu untuk belajar sebelum dikukuhkan atau dilantik. Di sini mereka melakukan kegiatan sehari-hari seperti khotbah, pelayanan dan meditasi.

Halaman:

Tags

Terkini