INDEXINDONESIA.COM, BEKASI — Ada yang salah dengan pernikahan Aldy dan Feny. Bukan pada cinta mereka, tapi pada orang yang mereka percaya untuk mengelola hari bahagia itu.
Sabtu (23/5/2026) pagi, Feny masih bersemangat. Ia sudah mengenakan gaun pengantin putihnya. Makeup-nya sempurna. Keluarganya sudah berkumpul. Tamu undangan mulai berdatangan ke Islamic Center Bekasi.
Tapi begitu ia melangkah masuk ke gedung, dunianya runtuh.
Gedung kosong. Tidak ada dekorasi. Tidak ada stall catering. Tidak ada fotografer. Tidak ada entertainment. Semua yang dijanjikan oleh WO Marwah, wedding organizer yang sudah ia percayai dan bayar lunas, tidak ada.
"WO Marwah, dia nipu. Ini semuanya nggak ada, vendornya kabur. Harusnya ada resepsi yang bagus, ada catering, dekorasi, semuanya nggak ada," tulis akun Threads @agyo_hadisuwarno yang mengunggah video mencekam itu.
Berawal dari Instagram, Berakhir dengan Air Mata
Feny menceritakan semuanya berawal dari pencarian wedding organizer di media sosial. Ia menemukan akun WO Marwah Catering Service. Penampilannya profesional. Portofolionya meyakinkan.
"Setelah lihat daftar harga (price list) dan paket-paketnya, saya bayar DP dulu awalnya, setelah DP, ada test food ke acara Marwah ini," kata Feny.
Test food berjalan sukses. Feny dan keluarganya puas dengan rasa dan kualitas makanan yang disajikan. Langkah selanjutnya: fitting baju pengantin.
"Di situ saya melakukan fitting dua kali, setelah fitting lanjut pembayaran bertahap sampai lunas. Pelunasannya di awal April, terus pembayaran tambahan tamu (pax) pada 11 Mei 2026," jelasnya.
Total kerugian yang ia alami: Rp85,5 juta.
"Saya Pikir Semuanya Clear" — Ternyata Tidak
Feny mengira semuanya sudah beres. Pembayaran sudah lunas. WO Marwah sudah berjanji akan mengurus semua vendor. Tinggal menunggu hari H.
Tapi H-7 pernikahan, Feny dihubungi oleh pihak gedung Islamic Center Bekasi. Bukan untuk konfirmasi kesiapan, tapi untuk memberitahu bahwa pembayaran sewa gedung belum lunas.
Artikel Terkait
Kronologi Penipuan WO Marwah, Korban Asal Bekasi Ungkap Ditagih Sewa Gedung padahal Sudah Bayar Lunas: "Saya Pikir Semuanya Clear"