nasional

Doa Mengenakan Pakaian Baru, Hikmah dan Penjelasannya

Jumat, 24 Februari 2023 | 00:47 WIB


Doa yang akan kita bahas kali ini masih berkaitan dengan doa tentang memakai pakaian yang telah kita bahas sebelumnya. Namun kali ini lebih khusus memakai baju baru.





Membaca doa dengan baju baru





peliharaan





-



Sholat hadits dengan baju baru





١- [عن أبي سعيد الخدري:] ﷺ إذا اسْتَجَدَّ ثَوْبًا سَمّاه باسْمِه؛ إمّا قَميصًا أو عِمامةً، ثُمَّ يقولُ: «اللَّهُمَّ لك الحَمْدُ، أنت كَسَوْتَنيه، أَسأَلُك مِن خَيْرِه وخَيْرِ ما صُنِعَ له، وأَعوذُ بك مِن شَرِّه وشَرِّ ما صُنِعَ له». قالَ أبو نَضْرةَ: َ فَكَانَ أَصْحَابُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا لَبِسَ أَحَدُهُمْ ثَوْبًا جَدِيدًا قِيلَ لَهُ تُبْلَى وَيُخْلِفُ اللَّهُ تَعَالَى





dari Abu Saeed al-Khudri, dia berkata: “Sering kali Nabi ﷺ memakai baju baru, diawali dengan menyebut namanya (baju), baik itu jubah atau sorban, kemudian membacakan doa:“ ALLAHUMMA LAKAL HAMDU ANTA KASHAUTANIHI AS-ALUKA MIN HAYRIHI WA HAIRI MAA SHUNI'A LAHU, WA A'UUDZU BIKA MIN SYARRIHI WA SHARRHI MAA SHUNI'A LAHU (Ya Allah, segala puji hanya milik-Mu, taatilah Allah). Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan dan kejahatan yang mengikuti dari ini (kemaksiatan kepada Allah).” Abu Nadra berkata: “Dan biasanya para sahabat Nabi ﷺ, jika salah satunya memakai baju baru, “Berumur panjang agar Allah menggantinya dengan (pakaian) baru” (Abu Daud, 4020).





٢- [عن أبي سعيد الخدري:] ﷺ إذا استجَدَّ ثوبًا سمّاهُ باسمِهِ؛ Terima kasih





dari Abu Said dia berkata: “Ketika Nabi ﷺ memakai baju baru, dia selalu menyebut namanya, apakah itu imamah, jubah atau selendang. Setelah itu dia berkata: “ALLAHUMMAH LAKAL HAMDU ANTA KASAUTANIKHI AS'ALUKA HAIRAHU WA HAIRA MAA SHUNI'A LAHU WA AUUDZU WA AUUDZU BIK MIN SYARRIHI WA SYARRI MAA SHUNI'A LAHU (Ya Allah, segala puji bagi-Mu, Engkau mendandaniku pakaian .. Oleh karena itu saya meminta kebaikannya dan apa yang baik untuknya, dan saya berlindung kepada Anda dari kejahatannya dan apa yang buruk baginya). (Dilaporkan oleh Tirmizi, 1767)





Pelajaran dari hadits:





1. Dianjurkan untuk bersyukur dengan memuji Allah subhanahu wa ta'ala dengan memakai baju baru. Pakaian merupakan bagian dari nikmat yang Allah berikan kepada hamba-hamba-Nya. Sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta'ala:





يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ قَدْ اَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُّوَارِيْ سَوْءٰتِكُمْ وَرِيْشًاۗ وَلِبَاسُ التَّقْوٰى ذٰلِكَ خَيْرٌۗ ذٰلِكَ مِنْ اٰيٰتِ اللّٰهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُوْنَ





“Wahai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi aurat dan rambutmu (sebagai bahan pakaian untuk menghiasi dirimu). (Namun) pakaian saleh adalah yang terbaik. Ini adalah bagian dari tanda-tanda (kekuatan) Allah, agar mereka selalu ingat. (KS. Al-Araf: 26)





2. Seburuk-buruknya pakaian adalah ketika seseorang memakai pakaian tersebut untuk alasan yang sia-sia dan meremehkan orang lain.





Rasulullah ﷺ bersabda:

Halaman:

Tags

Terkini