Pedoman OPSI Untuk SMP SMA Tahun 2023
Amongguru.com. Pedoman Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia OPSI Untuk SMP SMA Tahun 2023 telah diterbitkan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia, Pusat Prestasi Nasional, Kemendikbudristek.
Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) digelar sebagai agenda penting Balai Pengembangan Talenta Indonesia untuk membangun pelajar pancasila yang berkarakter kreatif dan inovatif.
OPSI mengembangkan kemampuan berpikir siswa yang kritis untuk terus menggali berbagai gejala, peristiwa, dan potensi yang ada di lingkungan sekitar siswa. Melalui kegiatan ini, kepedulian siswa terhadap lingkungan sekitar, termasuk menggali potensi sumber daya lokal yang memiliki dampak global akan terus ditumbuhkan.
Dengan demikian, OPSI juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi talenta dan prestasi
peserta didik sejak dini untuk dikembangkan lebih lanjut menjadi calon-calon pemimpin
perubahan di bidang sains. Kegiatan ini juga merupakan seleksi karya penelitian unggul
untuk diikutsertakan dalam berbagai kompetisi penelitian, forum ilmiah, serta publikasi
nasional dan internasional.
Latar Belakang
Tantangan terbesar pembangunan pendidikan Indonesia dalam masa pembangunan jangka menengah tahap keempat (2020–2024) dan pembangunan jangka panjang berikutnya (2025 – 2045) diantaranya adalah menyiapkan sumberdaya manusia berkualitas yang memiliki keterampilan berpikir kritis dan kreatif dengan memperhatikan pengembangan keterampilan teknologi, dan softskill, seperti keterampilan komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah.
Untuk menjawab tantangan tersebut, sekaligus sebagai perwujudan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia terus berupaya membina dan mengembangkan bakat, minat, dan prestasi siswa SMP/MTs/sederajat dan
SMA/MA/sederajat melalui berbagai kegiatan kesiswaan.
Sasaran utama proses pembelajaran dan pendidikan adalah siswa atau peserta didik, yang harus dilibatkan dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang komprehensif dan terpadu sebagai pola pembinaan kesiswaan.
Pola pembinaan tersebut harus dapat mendukung penyiapan generasi yang berkualitas yang dibentuk di atas landasan kompetensi intelektual, keterampilan, dan sikap yang mumpuni.
Di dalam upaya mewujudkan visi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi tahun 2020-2024 yaitu mewujudkan Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, bergotong royong, dan berkebinekaan global, serta menjalankan fungsi kelembagaan tentang pelaksanaan pengembangan prestasi satuan pendidikan dan peserta didik maka Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) mengadakan ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah pada tahun 2023.
Penelitian dan pengembangan di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya menjadi kunci bagi sebuah negara untuk tumbuh menjadi negara maju.
Peringkat publikasi penelitian Indonesia yang dirilis website Scimago Journal & Country Rank pada tahun 2021 mengalami peningkatan menjadi ranking 21 (49.350 publikasi). Capaian ini telah mengalahkan beberapa negara tetangga seperti Malaysia (ranking 24), Singapore (ranking 37), dan Brunei Darussalam (ranking 114).
Oleh karena itu, OPSI tahun 2023 diselenggarakan dalam upaya mempersiapkan Sumber Daya Manusia khususnya generasi muda untuk meningkatkan inovasi penguatan ekonomi untuk menjadi negara maju berbasis Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Seni dan Budaya.