nasional

Curug Candung, Menikmati Pesona Air Terjun Kembar yang Sarat Mitos di Tasikmalaya

Sabtu, 18 Maret 2023 | 16:03 WIB

[ad_1]



Harga tiket: Rp 10.000 Jam kerja: 07.35-16.00 MUSIM DINGIN, Alamat: Syrnagalikh, Kek. Sigalontang, taksi. Tasikmalaya, Jawa Barat; Map: Pemeriksaan lokasi

Kurug Kandung hanyalah salah satu dari sekian banyak air terjun yang ada di Tasikmalaya. Meski air terjun ini bukan satu-satunya, namun tak pernah sepi pengunjung. Terbukti setiap hari selalu saja ada orang yang datang, bahkan banyak yang dari luar daerah. Ini tidak lepas dari daya tariknya, suasananya yang luar biasa, dan pemandangan alamnya.


Selain itu, wisata alam ini memiliki lokasi yang strategis di perbatasan Tasikmalaya dan Garut. Oleh karena itu, wisatawan tidak hanya datang dari lokal, tetapi juga dari berbagai daerah. Meski jalur yang harus ditempuh tidak mudah, karena sebagian besar menanjak, hal ini tetap tidak menyurutkan minat wisatawan.


Air terjun di Tasikmalaya ini memang berada di perbatasan dua wilayah, namun secara teritorial berada di Tasikmalaya. Lokasi persisnya berada di hutan lindung Garut dan Tasikmalaya, sehingga Anda mendapatkan suasana yang sejuk. Rimbunnya pepohonan yang rindang seakan menjadi payung alami, selama perjalanan menuju lokasi dijamin akan sejuk dan menyegarkan.



Banding Curug Kandung


-
Kredit Gambar: Rumah Pak Morrel di Instagram

Alasan pengunjung rela datang ke Kurug Chdung tidak lain karena daya tariknya. Meski banyak wisata dengan kategori yang sama, namun masing-masing memiliki ciri khas tersendiri. Berikut tempat-tempat wisata yang perlu Anda ketahui sebelum menuju ke tempat ini!


1. Keindahan air terjun kembar


Pada umumnya air terjun hanya memiliki satu aliran dan terlihat sangat indah. Bayangkan jika ada dua aliran air di satu tempat sekaligus, akan lebih baik lagi. Inilah pemandangan yang Anda dapatkan saat mengunjungi wisata indah ini. Keindahan yang didapat tidak hanya dari satu air terjun, melainkan dari dua.


Nama Curug Kandung sendiri disesuaikan dengan istilahnya yang berarti air terjun ganda. Namun, ada yang percaya bahwa nama ini karena airnya mengalir dari sungai lain. Satu air terjun mengalir dari sungai di Garut dan yang lainnya dari Sungai Tasikmalaya.


Terlepas dari kontroversi namanya, ternyata air terjun ini memiliki keindahan yang belum tentu bisa ditemukan di tempat lain. Ketinggian kedua air terjun ini berbeda, namun tidak berjauhan satu sama lain. Keduanya memiliki ketinggian puluhan meter, dan di kanan kirinya terdapat tebing bebatuan.


Perbedaannya sangat terlihat pada debit air, yang satu cukup deras dan yang lainnya memiliki debit air yang rendah. Curug Kandung yang berada di sebelah kanan memiliki aliran air yang deras dan langsung menuju ke kolam di bawahnya. Sedangkan yang lainnya tidak seberat itu, airnya mengalir melewati tebing sebelum akhirnya jatuh ke kolam.



Meski memiliki dua air terjun, dua aliran jatuh ke kolam yang sama. Kedalaman kolam ini tidak terlalu dalam, sehingga aman digunakan untuk permainan air. Tapi berenang tidak disarankan, karena tidak mungkin dengan kolam yang dangkal. Untuk warna airnya cukup bening, berenang dan bermain air dijamin menyegarkan.


2. Mitos Kurug Kandung


Kurug Kandung juga memiliki mitos yang juga menjadi daya tarik utamanya. Mitos yang dimaksud tidak lepas dari nama yang disandangnya. Dua air terjun, yang disebutkan sebelumnya. Adanya nama ini semakin memperkuat mitos yang mempertanyakan bahwa pasangan suami istri yang berkunjung ke sini akan memiliki hubungan yang lebih intim.


Bahkan ada yang percaya bahwa kunjungan ke air terjun ini sangat dianjurkan bagi pria yang berpoligami. Hal ini tidak lepas dari namanya karena kata ambiguitas berarti memiliki pasangan lebih dari satu. Bahkan suami istri yang bertengkar disarankan mengunjungi tempat ini untuk menormalkan kembali hubungan mereka.


Namun tentunya tidak hanya mengunjungi Kurug Kandung saja, tetapi juga mandi atau berendam di kolamnya. Soal benar atau tidaknya, masih belum bisa dibuktikan. Namun tidak ada salahnya jika anda mengunjungi air terjun di Tasikmalaya ini bersama seluruh keluarga, suami, istri dan anak-anaknya sekaligus.


3. Pesona alam di sekelilingnya


Daya tarik selanjutnya bukan terletak pada keindahan air terjun itu sendiri, melainkan pada pesona alam di sekitarnya. Tidak heran vegetasi hijau tumbuh subur di sini. Semak, rerumputan hijau, semak dan tanaman liar adalah penghuni utamanya. Pemandangan ini tidak hanya bisa dilihat di tempat-tempat bergengsi, tapi juga saat berwisata.


Sebenarnya persawahan hijau juga akan kamu dapatkan saat ke Kurug Chdungung. Suasana alam semakin terasa karena adanya hewan-hewan yang menghuni interior hutan. Kebanyakan dari mereka adalah burung, burung adalah yang paling umum. Selain itu, terdapat juga beberapa jenis serangga yang juga menambah semarak suasana dan membuatnya semakin asri.

Halaman:

Tags

Terkini