nasional

Ledakan Talenta Klasik di Sumatra: Palembang Sabet Gelar Kota Teraktif Kompetisi Musik Nasional

Selasa, 4 November 2025 | 00:17 WIB

 

Kesuksesan mereka melanjutkan tradisi finalis Palembang di kancah nasional, setelah tahun sebelumnya diukir oleh Fae Bernice Robin.

Kemenangan di KPN+ kini bukan hanya tentang piala dan piagam. Ananda Sukarlan mengumumkan sebuah terobosan: semua pemenang KPN+ mendapatkan "Golden Ticket" untuk langsung melaju ke babak final Ananda Sukarlan Award (ASA) tahun berikutnya, melewati tahap penyisihan. Ini adalah langkah strategis untuk menyatukan kuantitas dengan kualitas.

 

Lebih hebat lagi, melihat tingginya mutu peserta, Australian Institute of Music (AIM) Sydney memberikan beasiswa kursus musim dingin 2026 bagi pemenang kategori piano, vokal, dan instrumen gesek.

 

"Ini 'cicipan' berharga untuk merasakan kuliah musik di luar negeri," jelas Ananda.

KPN+ Bukan Hanya Piano: Sebuah Gerakan Musik Nasional

Meski nama awalnya "Piano Nusantara", kata "Plus" membawa misi besar. KPN+ terbuka untuk semua instrumen dan vokal klasik. Ananda melihat potensi besar, khususnya dalam "tembang puitik" atau vokal klasik, yang bisa menjembatani dunia musik dan sastra Sumatra. "Sumatra memiliki khazanah sastra yang kaya. Ini peluang kolaborasi yang luar biasa," tambahnya.

 

Transparansi juga menjadi kunci. Nama dan latar belakang para juri, termasuk musikus muda multitalenta Vanessa Tunggal yang dihadirkan khusus untuk region Palembang, diumumkan jauh-jauh hari. Ini adalah bentuk komitmen KPN+ terhadap kredibilitas, berbeda dengan banyak kompetisi "fotokopian" yang hanya berburu peserta.

 

Mimpi Menjangkau Seluruh Indonesia

Dengan telah tercapainya 500 peserta lebih di 8 kota pada tahun ini, KPN+ terus melebarkan sayap. Tahun 2025 ini, KPN+ untuk pertama kalinya menyambangi Kalimantan Barat, Lampung, dan Sumatra Barat. "Cita-cita saya adalah menyelenggarakannya di semua provinsi di Indonesia," tegas Ananda. Ia membuka undangan bagi siapa pun yang ingin menjadi mitra penyelenggara di provinsi yang belum terjamah.

 

Halaman:

Terkini