nasional

Antusiasme di Pelosok Desa: Saat "Perpustakaan Keliling" Jadi Hiburan Terbaik Pengganti Gawai

Rabu, 12 November 2025 | 13:29 WIB

Malang - Menebar Semangat Literasi Hingga ke Pelosok Desa

Malang,12-11-2025.Di tengah derasnya arus teknologi dan gawai, semangat membaca buku masih terus dijaga oleh Pemerintah Kabupaten Malang melalui program Perpustakaan Keliling. Setiap pekan, Dua unit mobil perpustakaan berkeliling ke berbagai kecamatan, membawa ribuan buku bacaan dan semangat literasi ke tengah-tengah masyarakat.

-

Suasana antusias terlihat jelas di halaman Balai Desa Sumberpucung, ketika mobil berwarna biru dengan tulisan “Perpustakaan Keliling Kabupaten Malang” berhenti. Anak-anak sekolah dasar berlarian mendekat, sebagian langsung membuka koleksi buku cerita bergambar yang tersusun rapi di rak-rak portabel.

> “Saya suka baca buku cerita hewan dan dongeng Nusantara,” ujar Alya (9 tahun), salah satu siswa yang datang bersama teman-temannya. “Kalau mobilnya datang, rasanya senang sekali. Bisa baca buku yang belum pernah saya lihat.”

Menjangkau Hingga Wilayah Terpencil

Program perpustakaan keliling ini bukan hanya hadir di wilayah kota atau kecamatan besar, tetapi juga menyapa masyarakat di desa-desa terpencil yang jauh dari fasilitas perpustakaan umum. Rute perjalanan diatur agar setiap minggu ada wilayah baru yang disambangi.

Menurut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Malang, Cecep Lili, kegiatan ini merupakan bagian dari misi pemerintah daerah dalam membangun masyarakat berpengetahuan dan berbudaya literasi.sehingga Index Pembangunan Literasi Masyarakat(IPLM)dan Tingkat Kegemaran Membaca(TKM) akan semakin meningkat.

> “Kami ingin memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam akses terhadap informasi dan pengetahuan. Buku tidak boleh hanya dinikmati mereka yang tinggal di kota. Melalui perpustakaan keliling, literasi hadir di setiap pelosok,” ujarnya.

 

Lebih dari Sekadar Peminjaman Buku

Kegiatan perpustakaan keliling juga dikemas menarik dengan berbagai aktivitas edukatif. Selain layanan baca dan peminjaman buku, petugas perpustakaan turut menggelar dongeng interaktif, lomba baca puisi, dan pelatihan literasi digital untuk anak-anak serta pelajar.

Program ini diharapkan mampu menanamkan kecintaan terhadap buku sejak usia dini dan menjadi alternatif kegiatan positif bagi anak-anak di luar jam sekolah.

> “Sekarang banyak anak yang sibuk dengan gawai, tapi lewat kegiatan ini mereka kembali akrab dengan buku,”

 

Halaman:

Terkini