Ibn Abbas (radiallahu anhuma) berkata: “Orang beriman dan fajir (yang mencintai maksiat) diberi makanan dari apa yang diizinkan. Jika dia mau bersabar sampai makanan diberikan, Allah pasti akan memberinya. Akan tetapi, jika dia tidak sabar kemudian menggunakan cara yang haram, maka Allah pasti akan mengurangi jatah makannya.” (Hilatul Aulia, 1/326)
buah dari kesabaran
Ibnu Qayyim Rahimahullah berkata: “Minumlah kesabaran, jika kesabaran membunuhmu, itu membunuhmu dalam keadaan mati syahid. Jika kesabaran membuat Anda tetap hidup, itu membuat Anda dalam keadaan dimuliakan.” (Madariyus Salikin, 2/159)
Antara dosa dan pertobatan
Ibnu Qayyim Rahimahullah berkata:
"Penggunaan بمنزلة شرب السم ، والتوبة ترياقه ودواؤه ، والطاعة هي الصف٩عواي".
“Dosa itu seperti meminum racun, tetapi tobat adalah penawar dan obatnya. Dan ketaatan adalah kesehatan dan kesejahteraannya.” (Madariyus Salikin, 1/222)
Orang yang tidak layak berteman
Sufyan At-Tsauri Rahimahullah berkata: "Jangan berteman dengan orang yang menganggapmu baik." (Suabul Vera, 8882)
Konsekuensi mengendalikan nafsu
Ibnu Aun Rahimahullah berkata: "Jika nafsu telah menguasai hati, maka seseorang akan menganggap baik apa yang sebelumnya dianggap buruk." (Al-Ibana As-Shughra, hal. 231)
Dosa yang tak terampuni
Sufyan Atz Tauri Rahimahullah berkata: “Jika kamu menghadap Allah dengan 70 dosa yang ada hubungannya denganmu dan Allah ta'ala, maka akan lebih mudah bagimu daripada jika kamu menghadap Allah dengan 1 dosa yang ada hubungannya denganmu dan hamba.” (Tanbihul Gafilin, hal. 380)
Cara memaafkan yang benar
Abul Hussein Rahimahullah berkata: "Kemuliaan memaafkan adalah bahwa Anda tidak menyebutkan kesalahan teman Anda setelah Anda memaafkannya." (Suabul Vera, hal.7999)