nasional

36+ Kata Bijak Para Ulama Salaf, Menggugah dan Inspiratif

Kamis, 23 Februari 2023 | 23:35 WIB


Artikel ini menyajikan kumpulan kata bijak ulama salaf dari berbagai kitab. Buku ini dilengkapi dengan foto dan sumber untuk memudahkan semua pembaca merujuk langsung ke buku aslinya.





Ulama salaf (pada jaman dahulu) memberikan kontribusi yang besar terhadap dakwah Islam. Potensi ilmiah mereka tidak diragukan lagi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya warisan keilmuan berupa buku-buku yang terus dipelajari dari generasi ke generasi hingga sekarang. Hal ini membuktikan bahwa para ulama generasi salaf begitu produktif dalam berkarya.





Dari pekerjaan mereka kami minum banyak ilmu. Tak sedikit pula karya mereka yang memuat kutipan-kutipan nasihat indah untuk hidup. Oleh karena itu, membaca karya para ilmuwan sebelumnya, kita akan menemukan banyak kutipan bijak tentang berbagai topik kehidupan.





Berikut kami sajikan beberapa kumpulan kata bijak ulama dari berbagai buku yang berisi banyak kutipan islami inspiratif yang sangat enak untuk disimak. Membacanya begitu menenangkan jiwa, mengairi jiwa yang layu, haus nasehat di tengah hiruk pikuk kehidupan duniawi.





Kata kata bijak ulama salaf





Jangan ragu untuk para tamu





-



Syakiq bin Ibrahim Rahimahullah berkata: “Tidak ada yang saya cintai lebih dari seorang tamu, karena Allah membawa makanan dan saya menerima pahala.” (Siyar Alamin Nubala, 9/315)





Tes POPULARITAS





-



Wahai orang-orang yang tertipu, ketahuilah bahwa kemuliaan bukanlah rahmat atau nikmat, melainkan ujian yang berat. Imam Ahmad bin Hambal berkata kepada Abdul Wahhab Al Warraq Rahimahumullah: “(Wahai Abdul Wahab) sembunyikan namamu. Karena nyatanya aku sulit diuji oleh ketenaran. (Siyar Alamin Nubala, 11/226)





Kata hati





-



Ibnu Sirin Rahimahullah berkata: "Jika Allah Ta'ala menginginkan kebaikan seorang budak, maka Allah akan memberinya seorang penasihat yang datang dari hatinya, yang akan memerintahkannya dan melarangnya." (Hilatul Aulia 2/264)





Konsekuensi dosa setelah 40 tahun





-



Ibnu Qayyim Rahimahullah berkata: “Jangan tertipu jika kamu tidak melihat akibat dosa ketika kamu melakukannya. Terkadang Anda merasakan konsekuensi dari dosa ini bahkan setelah 40 tahun.” (Ad-Da' wa Ad-Dawa', hal. 130)





Semakin tua, semakin patuh





-



Syekh Ibnu Utsaimin Rahimahullah berkata: “Sesungguhnya seseorang yang semakin bertambah usianya semakin banyak beramal.” (Syariah Riyadhus Shalihin, 2/139)

Halaman:

Tags

Terkini