Dari sekian banyak rute yang bisa ditempuh, Jalan Samas adalah yang paling direkomendasikan. Kemudian menuju ke Jalan Ganjuran dan kemudian ke Jalan Mulyodadi. Tujuan selanjutnya adalah pergi ke persimpangan Packer, silakan bergerak ke arah yang benar. Dari sini, Anda hanya perlu mengikuti jalur utama hingga sampai di Jalan Parangtritis.
Di jalur ini, ikuti jalur utama hingga sampai di tempat wisata. Jalur yang Anda lalui terbilang mudah untuk dilalui, kondisi jalan relatif baik. Jika Anda masih bingung atau belum mengetahui daerah tersebut, sebaiknya gunakan aplikasi peta digital. Anda juga bisa bertanya langsung kepada penduduk setempat atau melihat rambu-rambu yang tersedia.
Masuk ke Cepuri Parangkusumo ini gratis, mungkin hanya biaya parkir saja. Namun, tempat tersebut memiliki kotak sumbangan yang tersedia bagi pengunjung yang ingin memberikan sedekah. Wisata religi ini dibuka setiap hari, diadakan upacara adat pada waktu tertentu, sehingga kondisi semakin ramai.
Aktivitas Menarik di Cepuri Parangkusumo
Selama berada di sini, banyak hal yang bisa dilakukan, jadi dijamin tidak akan bosan berlama-lama. Tapi, tentunya ini bukan sekedar ziarah, tapi juga kunjungan ke tempat wisata terdekat lainnya.
1. Kenali sejarah lokal
Karena ini wisata sejarah, Cepuri Parangkusumo cocok untuk belajar sejarah. Tidak hanya pengetahuan tentang kedua batu yang telah dijelaskan tadi, tetapi juga sejarah kerajaan Mataram yang menjadi cikal bakal Yogyakarta. Pada saat yang sama, ada abdi dalem yang siap menjawab setiap pertanyaan yang Anda ajukan, lebih mudah dipelajari.
2. Ziarah dan doa
Hal berikutnya yang harus dilakukan di sini adalah ziarah dan doa. Banyak wisatawan yang terlibat dalam kegiatan ini, bahkan sebagian besar merupakan tujuan utama. Doa biasanya dilakukan di dekat dua batu kultus. Para abdi dalem dengan senang hati membuka pagar untuk semua pengunjung.
Bahkan Anda akan diperlakukan dengan cara khusus, misalnya para abdi dalem menggelar tikar dan mentraktir Anda minum. Tapi ingat, jangan jadikan dua batu pembantu dan sejenisnya. Pastikan saja bahwa batu yang dimaksud adalah peninggalan sejarah dan sekaligus mendoakan para mantan pejuang.
3. Mengunjungi pantai di sekitar Chepuri Parangkusumo.
Sepuri Parangkusumo dekat dengan beberapa tempat wisata lainnya seperti Pantai Parangkusumo dan Pantai Parangtritis. Sebelum atau sesudah itu, silakan kunjungi tempat-tempat wisata yang relevan. Jaraknya tidak begitu jauh, Anda hanya perlu berjalan kaki untuk mencapainya.
Layanan yang tersedia di kawasan wisata
Dari segi fasilitas, tempat wisata sejarah dan religi ini memang tidak terlalu sempurna. Namun untuk tempat umum dan penting, seperti tempat wisata lainnya, tentu ada. Misalnya tempat parkir, toilet, dan mushola. Bagi Anda yang ingin menikmati wisata kuliner, terdapat beberapa warung yang menawarkan menu makanan khas.
Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai wisata religi di Jogje yaitu Chepuri Parangkusumo. Ulasan singkat di atas diharapkan dapat memberikan gambaran kepada Anda baik mengenai atraksi maupun hal yang harus dilakukan. Memang tidak terlalu seru jika dibandingkan dengan wisata lainnya, namun tidak ada salahnya untuk mengenal sejarah Yogyakarta.