• Kamis, 4 Juni 2026

Pencairan KUR 2023 Terhambat? Ini Kata Direktur Usaha Mikro BRI!

Photo Author
Administrator, Indexindonesia.com
- Sabtu, 4 Maret 2023 | 09:53 WIB



Penyaluran dana KUR tidak selalu mulus, begitu juga dengan KUR 2023. Saat ini BRI dikabarkan belum membayarkan KUR tahun ini.

Mungkin cukup banyak yang bertanya-tanya mengapa pembayaran KUR tahun 2023 tertunda?


Suatu hari, seorang direktur mikro BRI menanggapi penundaan pembayaran KUR untuk tahun 2023. Bagi Anda yang ingin memahami berita terupdate, mari baca artikel ini sampai selesai.

Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2023


Sejak awal Februari tahun lalu, pemerintah kembali menyalurkan program KUR 2023 dengan dana yang fantastis!

Pemerintah dikabarkan akan mengalokasikan hingga Rp 270 triliun untuk KUR. Total dana program publik ini memang meningkat dibanding tahun sebelumnya, yakni sebesar 257 triliun rupiah.

Dana ini rencananya akan disalurkan kepada para pelaku UMKM yang membutuhkan pembiayaan untuk mengembangkan usahanya.

Selain itu, KUR juga dikenal dengan bunga rendah karena mendapat subsidi dari pemerintah. KUR yang rendah tentunya akan sangat membantu UMKM dalam mengembalikan pinjamannya.

Debitur baru akan dikenakan bunga sebesar 16%, debitur dengan pinjaman kedua akan dikenakan bunga sebesar 17%, pinjaman ketiga sebesar 18%, dan pinjaman selanjutnya sebesar 19%.

Kini tahun ini pemerintah akan mensubsidi bunga KUR sebesar 10%, sehingga 6% sisanya harus dibayar oleh masyarakat.

Baca juga: Eric Tohir menawarkan KUR tanpa bunga untuk usaha mikro

Bank BRI belum bisa menyalurkan KUR


Namun informasi yang beredar bahwa untuk saat ini Bank BRI tidak dapat menyalurkan KUR kepada masyarakat. Mengapa?

Selain karena belum adanya pembinaan dari pemerintah, hal ini disebabkan masih adanya kendala dalam pembayaran subsidi bunga KUR.

Batas kuota KUR 2023


Penyaluran KUR 2023 juga sulit karena kuota KUR terlalu besar dan tidak sesuai dengan kemampuan bank BRI. Jika bercermin pada tahun sebelumnya, Rp 257 triliun pada 2022 juga tidak bisa tersalurkan seluruhnya.

Karena itu, besar kemungkinan pemerintah akan diminta untuk mengalihkan kuota alokasi KUR ke perbankan atau lembaga keuangan lainnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X