Secara umum, proyek ini dilakukan dalam empat fase, yaitu fase pengenalan, fase kontekstualisasi, fase aksi, dan fase tindak lanjut.
1. Tahap pengenalan: Pengakuan batik sebagai salah satu budaya luhur bangsa
Bentuk kegiatan:
A. Penjelasan umum proyek batik Ciprat Sibory dari tim proyek dan konsultan.
B. Penyusunan proposal proyek pembuatan batik Tsiprat Sibori.
2. Tahap kontekstualisasi: Kontekstualisasi penciptaan Batik Ciprat Sibory
Bentuk kegiatan:
A. Mengidentifikasi sumber pengetahuan tentang pembuatan batik sibori dari buku dan internet.
B. Penjelasan dan demonstrasi pembuatan Batik Ciprat Sibory dari konsultan.
V . Persiapan alat dan bahan pembuatan batik sibora tsiprat.
3. Langkah tindakan: Implementasi produksi Sibora Batik Cyprate
Bentuk kegiatan:
A. Pertunjukan batik Tsiprat Sibora secara berkelompok.
B. Evaluasi formatif produksi Batik Cyprat Sibori (subyek kerjasama).
4. tahap refleksi dan mengikuti Melanjutkan : Tumbuh kemampuan dan minat mahasiswa dalam bidang kewirausahaan melalui pemasaran produk Batik Ciprat Sibory