Dan pada kesempatan berbeda, Plt. Kepala Balai Besar TNBBS, Ismanto menyampaikan apresiasi kepada tim yang berhasil memasangkan GPS Collar.
“Kami berterima kasih kepada Tim yang terdiri atas personil Balai Besar TNBBS, Balai KSDA Bengkulu, mitra, dan masyarakat yang telah membantu hingga terpasangnya GPS Collar. Butuh pengorbanan yang luar biasa, dimana pemasangan dilakukan pada bulan Ramadhan dan dengan kondisi topografi kawasan TNBBS. Namun, tim tetap semangat dan akhirnya berhasil memasang GPS Collar tersebut,” tutur Ismanto.
Memang upaya pemasangan GPS Collar dilakukan bersama para mitra: Repong Indonesia, YKWS, PILI, WCS, dan YABI. Diharapkan dengan terpasangnya GPS Collar ini, upaya mitigasi interaksi negatif gajah dan manusia dapat dioptimalkan dan dapat meminimalisir potensi kerugian yang terjadi.
( Red )