Oleh : Akaha Taufan Aminudin
Kota Batu, Indexindonesia.com - Dalam gelombang literasi Indonesia yang semakin berkembang, sosok Martinus Dwianto Setyawan menonjol sebagai penulis besar dan maestro sastra anak yang tak terlupakan.
Melalui proses kurasi tulisan dari tujuh puluhan penulis dari berbagai daerah, karya-karya beliau kembali dikenang dan ditulis puisi , puisi esai, dan Esai direncanakan ada pertemuan dalam agenda Zoom Meeting Nasional HATIPENA bersama Romo Sindhunata.
Artikel ini mengajak kita merenung tentang warisan sastra anak Indonesia yang penuh warna dan semangat kebangsaan dari para penulis yang berkontribusi serta bagaimana kenangan akan Martinus Dwianto Setyawan terus hidup dalam barisan penggiat literasi di Nusantara.
Jejak Maestro Sastra Anak Dalam Hati Kita
Berbicara tentang sastra anak di Indonesia, nama Martinus Dwianto Setyawan selalu terpatri erat dalam ingatan. Ia bukan sekadar penulis, tapi sosok yang dengan tulus mewariskan dunia penuh imajinasi dan ilmu untuk anak-anak negeri ini.
Bayangkan, membentuk jiwa-jiwa muda lewat bahasa dan cerita yang tidak hanya menarik, tapi juga mendidik — sebuah warisan yang sangat berharga di tengah hiruk-pikuk era digital.