“Jadi sebelum kereta turun tajam ke Bangil atau Malang, remnya dicek dulu di Lawang. Ini demi keselamatan kita semua,” jelas seorang petugas KAI yang enggan disebut namanya.
Wisatawan Juga Banjir
Stasiun Lawang juga makin populer di kalangan wisatawan. Lokasinya dekat dengan Kebun Teh Wonosari, Bukit Kuneer, Pemandian Sumberawan, dan Taman Safari Prigen. Banyak anak muda yang turun di stasiun ini lalu lanjut naik ojek online ke destinasi wisata.
Apalagi ada KA Jayabaya relasi Malang–Pasarsenen yang berhenti di Lawang. Jadi warga Lawang sekarang bisa langsung pergi ke Jakarta tanpa ganti kereta! Praktis banget, kan?
Harapan Warga: Jadwal Ditambah
Meski sudah bagus, warga berharap frekuensi kereta ditambah, terutama pada jam sibuk pagi dan sore. “Sekarang kadang masih berdiri kalau jam pulang kantor. Semoga KAI menambah gerbong,” harap Budi.
Anne Purba menutup, “Kami akan terus meningkatkan layanan. Pertumbuhan ini memotivasi kami untuk menjadikan kereta api tulang punggung mobilitas yang efisien dan berkelanjutan.”
Jadi buat kamu yang tinggal di Lawang atau sekitar Malang Utara, yuk beralih ke kereta api. Lebih hemat, lebih santai, dan pasti sampai tujuan!
Artikel Terkait
Makin Laris! Stasiun Lawang Naik 21,67%, Warga Malang Utara Kini Pilih Kereta Daripada Macet