Feny kaget. Ia sudah melunasi pembayaran ke WO Marwah sejak April. Mengapa pihak gedung belum menerima uang?
"Saya konfirmasi ke Marwah akan dilakukan pelunasan," kata Feny.
Ia memilih percaya. Lagi.
H-1 pernikahan, Feny kembali dihubungi pihak gedung. Masih dengan kabar yang sama: pembayaran belum masuk. Feny panik. Tapi ia masih berusaha tenang. Mungkin WO Marwah akan melunasi di menit-menit terakhir.
Ternyata tidak.
Hari H tiba. Gedung kosong. Vendor tidak datang. WO Marwah tidak bisa dihubungi.
Technical Meeting 10 Menit, Janji yang Tak Ditepati
Feny juga mengungkapkan bahwa technical meeting (TM) dengan WO Marwah berlangsung sangat singkat. Hanya sekitar 10 menit. Tidak ada pembahasan detail tentang alur acara, rundown, pembagian sesi tamu.
"Saya tanya soal rundown, alur masuk venue, pembagian sesi tamu, semuanya dijawab nanti diinformasikan satu hari sebelum acara," paparnya.
Janji itu tidak pernah ditepati. H-1 pernikahan, Feny tidak menerima informasi apapun dari WO Marwah. Sebaliknya, ia justru sibuk meladeni telepon dari vendor yang menagih pembayaran dan dari pihak gedung yang meminta pelunasan.
Akad Tetap Berjalan, Resepsi Batal
Meskipun resepsi batal, akad nikah antara Aldy dan Feny tetap berlangsung. Mereka tidak mau mengecewakan keluarga dan tamu yang sudah datang.
Namun, yang hadir hanya inti dari pernikahan: ijab qobul.
"Harusnya berjalan acara akad dan resepsi, tapi karena vendor tidak datang dan tidak ada dekorasi, catering, entertainment, fotografer, videografer itu batal semua," ucap Feny.
Ia bersyukur bahwa makeup artist (MUA), hairdo, MC, dan artikel masih datang membantu. Beberapa dari mereka bahkan belum dibayar oleh WO Marwah.
Artikel Terkait
Kronologi Penipuan WO Marwah, Korban Asal Bekasi Ungkap Ditagih Sewa Gedung padahal Sudah Bayar Lunas: "Saya Pikir Semuanya Clear"