Pernahkah Anda mendengar tentang pendanaan UMi (Usaha Mikro Mikro)? KUR dan UMi hampir mirip, namun dalam beberapa aspek tentunya ada perbedaan.
Setelah resmi dibuka di awal tahun 2023, hampir semua orang fokus pada KUR. Ternyata banyak yang belum tahu bahwa selain CSD (Kredit Usaha Rakyat), sebenarnya pemerintah memiliki program pinjaman lain yang disebut UMI (Ultra Kredit Mikro).
Adanya program pembiayaan usaha seperti ini memang sangat penting dalam mengakselerasi pertumbuhan UMKM. Karena tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar penggerak perekonomian nasional berasal dari UMKM.
Dengan demikian, selain KUR, peserta UMKM juga dapat memanfaatkan program pembiayaan UMi. Tapi apa perbedaan antara KUR dan UMi?
Mari berdiskusi!
Peran dan tantangan UMKM Indonesia
UMKM memiliki peran strategis yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia.
Mulai dari petani, peternak, pengrajin, pedagang, nelayan hingga penyedia jasa, mereka merupakan bagian terbesar dari kegiatan ekonomi masyarakat Indonesia.
Selain itu, kontribusi UMKM terhadap PDB (produk domestik bruto), penyerapan tenaga kerja, dan juga ekspor sangat besar.
Data Kementerian Koperasi dan UKM menunjukkan bahwa PDB dari UKM terus tumbuh.
Pada tahun 2017, UMKM tercatat mampu memberikan kontribusi terhadap PDB nasional dengan pertumbuhan sebesar 62,57%.
Dari sisi penyerapan tenaga kerja UMKM juga sangat tinggi yaitu 96,99% dari total tenaga kerja di sektor swasta.
Dari segi keberlanjutan, UMKM sudah tidak diragukan lagi. UMKM Indonesia mampu bertahan saat krisis melanda, termasuk saat pandemi Covid 19.
Namun, meskipun pengaruh UMKM begitu signifikan, UMKM juga sering mengalami kendala permodalan.
Hal ini biasanya disebabkan karena UMKM belum dapat mengajukan pinjaman modal dari lembaga perbankan. Selain itu, suku bunga yang tinggi juga cukup memberatkan.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.